Sabtu, 18 September 2010

Wajah Setan di Dinding Kamar Mandi

Sebuah wajah setan muncul di dinding kamar mandi, setidaknya itulah yang dipercayai oleh perempuan pemilik rumah tersebut. Tidak hanya di situ, perempuan itu pun mengaku telah dibuat begitu takut oleh penampakan wajah setan tersebut sehingga ia tidak mau mandi di kamar mandi itu lagi. Ada tiga pernyataan yang cukup menarik berkaitan dengan adanya wajah setan di dinding kamar mandi tersebut, seperti diungkapkan suami ibu tersebut:

1. Ketika rumat tersebut direnovasi wajah setan tersebut belum ada dan baru ada saat tengah malam. Seperti banyak pengakuan yang berkaitan dengan fenomena supernatural lainnya, hal-hal tersebut baru dan hanya muncul lewat tengah malam dalam keadaan gelap atau setidaknya saat minimnya cahaya. Dengan kata lain hendak dinyatakan bahwa fenomena supernatural hanya muncul dan bisa dilihat ketika cahaya tidak cukup banyak menerangi tempat di mana fenomena itu terjadi sehingga banyak orang menganggap telah melihat penampakan yang aneh, seperti: hantu atau wajah setan. Waktu yang menunjuk lewat tengah malam juga seringkali membuat pikiran banyak orang dipengaruhi hal-hal paranormal, di mana hal-hal mistis lebih sering terjadi ketika waktu menunjukan lewat tengah malam. Hal tersebut memunculkan pertanyaan, seperti: mengapa fenomena muncul seringkali ketika lewat tengah malam? Jawabannya yang bisa diberikan adalah: karena waktu lewat tengah malam lebih dramatis dan menyeramkan dibandingkan waktu siang hari, apalagi waktu tengah malam biasanya keadaan jauh lebih sunyi dibandingkan siang hari.

2. Temperatur kamar mandi yang selalu rendah alias dingin seperti es meski sudah menyalakan pemanas. Banyak orang percaya jika temperatur yang rendah atau keadaan yang dingin merupakan pertanda bahwa fenomena paranormal terjadi. Ini artinya bahwa banyak orang percaya bahwa keadaan dingin yang dialaminya menjadi alat ukuran bahwa hantu itu sungguh-sungguh ada sehingga polanya adalah: dingin > ada hantu. Sepertinya inilah yang juga dipercaya oleh pasangan Rumania tersebut yang menganggap keadaan kamar mandi yang dingin seperti sebagai tanda bahwa ada hal ganjil terjadi kemudian menafsirkannya sebagai fenomena paranormal. 

Apakah orang tidak sadar bahwa kamar mandi memang tempat yang kadar kelembabannya cukup tinggi sehingga seringkali dianggap dingin (walaupun memang demikian adanya), apalagi di negara-negara yang temperaturnya cukup rendah seperti di Rumania. Jika dikatakan pemanas sudah digunakan namun tidak sanggup mengusir dingin di kamar mandi tersebut, apakah keadaan pemanas tersebut sudah dicek? Artinya, apakah alat pemanas tersebut masih berfungsi dengan baik alias tidak rusak? Jangan-jangan rusak. Kalaupun alat pemanas tersebut tidak rusak, sangat mungkin pikiran pasangan tersebut sudah begitu tersugesti dengan pandangan yang percaya bahwa fenomena paranormal mengakibatkan temperatur yang rendah alias mengakibatkan keadaan yang dingin pada tubuh. Jika ini kenyataannya, maka sesungguhnya yang terjadi adalah bahwa pikiran pasangan tersebut sudah terbentuk oleh opini publik mengenai hal-hal yang berkaitan dengna fenomena paranormal. 

3. Pasangan tersebut berusaha mengusir setan yang wajahnya muncul di dinding kamar mandi di rumah mereka. Perhatikan: awalnya hanyalah wajah setan yang muncul di dinding kamar mandi, namun hal ini dianggap sebagai sesuatu yang jauh lebih besar karena pasangan tersebut menafsirkan bahwa rumah mereka dihuni oleh setan yang berusaha mengganggu mereka sehingga mereka pun berusaha mengusir setan dari rumah mereka, mungkin melalui cara-cara tertentu (eksorsisme). Daripada melakukan eksorsisme, ganti saja keramik dinding kamar mandi tersebut sehingga wajah setan itu hilang.


Setelah memperhatikan gambar seperti yang terdapat dalam berita mengenai fenomena penampakan wajah setan di dinding kamar mandi tersebut, semakin menunjukkan betapa manusia sangat mudah menafsirkan sesuatu yang sesungguhnya tidak ada menjadi ada. Lebih dari itu, pikiran manusia bisa menciptakan sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada dengan berdasar pada hal-hal, seperti: opini publik, pola-pola yang dimiliki di kepalanya, dan/atau gambaran-gambaran tertentu yang tersimpan di dalam ingatannya. Oleh karena itu, ketika ia melihat objek tertentu yang sesungguhnya tidak jelas, namun ketika ia mengaitkan objek tersebut dengan salah satu atau ketiga hal tadi, maka objek yang dilihatnya tersebut menjadi sesuatu yang sangat jelas bahkan tidak sampai di situ karena objek itu pun dipercayainya sebagai sesuatu yang nyata. 

Coba perhatikan gambar di berita tersebut, apakah memang ada wajah setan di dinding kamar mandi tersebut? (Perhatikan: gambar tersebut telah melalui proses pembesaran beberapa kali karena awalnya hanya sebesar titik atau noda di dinding.) Setidaknya ada dua jenis jawaban berbeda yang akan muncul. Pertama, ya. Jawaban ini diberikan oleh orang-orang yang memiliki gambaran tertentu dalam pikirannya mengenai wajah setan/hantu yang diperolehnya melalui gambar-gambar tertentu melalui film dan/atau bacaan. Kedua, tidak. Jawaban ini diberikan oleh orang-orang yang tidak memiliki gambaran tertentu dalam pikirannya mengenai wajah setan/hantu. Terlepas dari kedua jawaban yang bisa diberikan setiap orang, hal yang perlu digarisbawahi adalah betapa pikiran manusia mampu melahirkan hal-hal imajinatif. Namun sayangnya, hal-hal imajinatif tersebut seringkali juga malah melahirkan hal-hal yang yang bernuansa paranormal, seperti kasus wajah setan yang muncul di dinding kamar mandi dalam berita di atas. Hal imajinatif bernuansa paranormal seperti ini dinamakan pareidolia, sesuatu yang tidak disadari oleh begitu banyak orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak setuju dengan pandangan saya? Silahkan mendebatnya.